Kamis, 31 Desember 2015

CONTOH PROSESI UPACARA API UNGGUN PRAMUKA PENEGAK





SUSUNAN UPACARA API UNGGUN


1.      Pembawa acara pramuka putra & putri
" Assalamualaikum wr.wb...”
“Salam sejahtera bagi kita semua”
“Salam Pramuka......!!!"
    1. Pembawa acara putra
"Dimalam yang hening dan sunyi ini, kita berkumpul membentuk lingkaran”
    1. Pembawa acara putri
"Mempererat rasa persaudaraan, agar rasa kasih sayang yang ada tetap terpatri di hati"
    1. Pembawa acara putra
" kita sering kehilangan arah, agar kita tak tertusuk panah, maka perlu pemimpin upacara "
    1. Pemimpin upacara memasuki arena api unggun.
    2. Pembawa acara putri
" kapal sudah terhambat di dermaga makna, lalu kita  lempar sauh agar mudah tuk berlabuh "
    1. Pembawa acara putra
"kami takkan bisa hidup sendiri, kami bisa berbuat untuk gerakan pramuka , takkan sempurna bila kami tak dibantu oleh kakak pembina "
    1. Pembawa acara putri
" jemputlah kakak yang telah banyak membantu kita, untuk hadir ditengah - tengah kita, agar kita tenang dalam melakukan kegiatan "
    1. Pemimpin upacara
(pemimpin upacara menjemput kakak pembina, kakak pembina menempatkan diri di tempat yang telah ditentukan, pemimpin upacara menempatkan diri ditempat semula menghadap kakak pembina).
    1. Pembawa acara putra
" malam ini kita berkumpul untuk melaksanakan upacara api unggun."
    1. Pembawa acara putri
" yang diawali dengan penghormatan kepada kakak pembina selaku sesepuh upacara oleh pemimpin upacara."
    1. Pemimpin upacara
(memimpin penghormatan kepada sesepuh upacara dan laporan pemimpin upacara).
    1. Pembawa acara putra
" kita terkadang hanya bisa mengucapkan,namun sering kita tak hayati."
    1. Pembawa acara putri
"apalagi mengamalkan nilai-nilai yang ada dalam dasa  darma, cobalah renungkan”.
    1. Pembawa acara putra
"bagaimana bisa kita menjadi panutan, sedangkan kita sendiri tak pernah berbuat."
    1. Pembawa acara putri
" kita masuk acara pokok api unggun ini, dengan penyalaan obor utama, yang diikuti dengan api-api DASA DARMA.
    1. (Petugas pembakaran api unggun memasuki arena di tempat yang telah ditentukan).
    2. Pembawa acara putra
" pembakaran api unggun diawali oleh sesepuh upacara."
    1. Pembawa acara putri
"dan dilanjutkan dengan pengucapan moto Gerakan Pramuka."
    1. Prosesi pembakaran api unggun
    2. Pembawa acara putra
" api-api Dasa Darma guguhlah hati kami , agar kami dapat menghayati dan mengamalkan nilai luhur Dasa Darma."
    1. Pembawa acara putri
" berilah kami semangat seperti kobaran Dasa Darma."
    1. Pembawa acara putra
" api semangat akan membakar, gairah mudamu yang meggebu, tonggak telah terpancang, lanjutkan perjuangan."
    1. Pembawa acara putri
"tanpa mengenal putus asa, kita akan mengatur langkah, membuka kata tanpa makna, tuk taklukan dunia fana."
    1. Pembawa acara putra
" kakak jangan tinggalkan kami, karena kami bukan lah apa-apa, banyak yang harus kami lakukan, tapi tanpa bimbingan mu tak ada yang dapat kami lakukan."
    1. Pembawa acara putri
"kakak.... kami masih butuh petuahmu yang dapat menggugah kami untuk berbuat, untuk itu marilah kita dengarkan amanat sesepuh upacara.
    1. Sesepuh upacara : amanat
    2. Pembawa acara putra
" di kala suka terkadang kami lupa, di kala kami berduka selalu menyebut nama tuhan yang esa."
    1. Pembawa acara putri
" Tuhan bimbinglah kami agar tetap dijalanmu, untuk itu marilah kita panjatkan doa kepada-Nya."
    1. Sesepuh upacara : memimpin pembacaan doa.
    2. Pembawa acara putra
" ada pertemuan ada perpisahan, ada awal ada akhir."
    1. Pembawa acara putri
"tapi kami ingin akhir dari acara api unggun ini, bukan akhir dari pengabdian kami pada Pramuka."
    1. Pembawa acara putra
"acara api unggun telah kita laksanakan, dan untuk menandai berakhirnya acara ini, kita dengarkan laporan pemimpin upacara."
    1. Pemimpin upacara: (memasuki arena upacara, laporan dan penghormatan kepada sesepuh upacara).
    2. Pembawa acara putri
" kakak sesepuh upacara dapat meninggalkan arena unggun api namun kami masih mengharapkan kehadiran kakak untuk tetap dalam lingkaran persaudaraan, walaupun acara pokok  telah selesai."
    1. Pembawa acara putra&putri
" acara penyalaan api unggun telah selesai. semoga tuhan yang Maha Esa memberikan limpahan taufik dan hidayah-Nya kepada kita semua. Amin ya Rabbal Alamin,
“wassalamu Alaikum wr wb...”
“salam sejahtera bagi kita semua...”
 “salam Pramuka...!!!"
    1. Pemimpin upacara mengistirahatkan peserta upacara.
    2. Acara dilanjutkan dengan pentas seni masing-masing sangga.

UPACARA ADAT PRAMUKA PENEGAK




Upacara Pembukaan Adat Ambalan Pramuka
  1. Pemimpin pleton menyiapkan pasukannya.
  2. Pradana memasuki lapangan upacara.
  3. Penghormatan kepada pradana dipimpin oleh komandan pleton paling kanan dilanjutkan laporan.
  4. Pradana menyiapkan seluruh pasukan.
  5. Penjemputan Pembina upacara oleh pradana.
  6. Penghormatan kepada Pembina upacara dipimpin oleh pradana.
  7.  Laporan pradana kepada Pembina bahwa upacara siap dilaksanakan.
  8. Penaikan bendera merah putih.
  9. Pembacaan pancasila dipimpin oleh Pembina upacara.
  10. Pembacaan dasa darma.
  11. Pembacaan sandi ambalan disertai dengan penancapan senjata adat.
  12. Amanat Pembina upacara sekaligus membuka acara.
  13. Doa yang dipimpin oleh Pembina upacara.
  14. Penghormatan kepada Pembina upacara yang dipimpin oleh pradana.
  15. Pembina upacara meninggalkan lapangan upacara.
  16. Pradana mengistirahatkan semua pasukan
Upacara Penutupan Adat Ambalan
  1. Pemimpin pleton menyiapkan pasukannya.
  2. Pradana memasuki lapangan upacara.
  3. Penghormatan kepada pradana dipimpin oleh komandan pleton paling kanan dilanjutkan laporan.
  4. Pradana menyiapkan seluruh pasukan.
  5. Penjemputan Pembina upacara oleh pradana.
  6. Penghormatan kepada Pembina upacara dipimpin oleh pradana.
  7.  Laporan pradana kepada Pembina bahwa upacara siap dilaksanakan.
  8. Penurunan bendera merah putih.
  9. Pembacaan teks renungan disertai dengan pelepasan senjata adat.
  10. Amanat Pembina upacara sekaligus menutup acara.
  11. Doa yang dipimpin oleh Pembina upacara.
  12. Penghormatan kepada Pembina upacara yang dipimpin oleh pradana.
  13. Pembina upacara meninggalkan lapangan upacara.
  14. Pradana mengistirahatkan semua pasukan
  15. Pengumaman pemenang
                                                                                                                                                            

PETUNJUK PELAKSANAAN TATA UPACARA PRAMUKA PENEGAK


KEPUTUSAN KWARTIR NASIONAL GERAKAN PRAMUKA
NOMOR 178 TAHUN 1979
PETUNJUK PENYELENGGARAAN UPACARA DI DALAM GERAKAN PRAMUKA
............................
Upacara Pembukaan Latihan di Ambalan Penegak diatur sebagai berikut :
a. Kerapian setiap anggota ambalan
b. Sangga Kerja menyiapkan perlengkapan upacara
c. Pradana mengumpulkan anggota Ambalan dalam bentuk barisan bersaf
d. Laporan Pemimpin Sangga kepada Pradana
e. Pada waktu Pemimpin Sangga meninggalkan tempat, Wakil Pimpinan Sangga pindah ke tempat Pimpinan Sangga
f. Para Pimpinan Sangga sesudah laporan mengambil tempat disebelah kana barisan
g. Pradana menjemput Pembina dan mengantarnya ke sebelah kanan para Pimpinan Sangga
h. Pradana mengambil tempat didepan barisan, sesuai dengan adat ambalan yang berlaku
i. Petagas bendera mengibarkan Sang Merah Putih, Pradana pemimpin penghormatan
j. Pembacaan Dasa darma atau sandi Ambalan oleh petugas
k. Pembina Penegak membaca Pancasila diikuti oleh anggota Ambalan
l. Pengumuman dari Pradana/Pembina
m. Pradana memimpin doa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing
n. Barisan dibubarkan oleh Pradana dilanjutkan dengan acara latihan

Pt. 39. Upacara Penutupan Latihan di Ambalan Penegak diatur sebagai berikut :
a. Kerapian Setiap anggota Ambalan
b. Pradana mengumpulkan anggota Ambalan dalam bentuk barisan bersaf
c. 1) Pemimpi Sangga mengambil tempat di sebelah kanan barisan
2) Wakil Pemimpin Sangga pindah ketempat Pimpinan Sangga
d. Pradana menjemput pembina Penegak dan mengantarkannya kesebelah kanan barisan
e. Pradana mengambil tempat didepan barisan sesuai dengan adat ambalan yang berlaku
f. Petugas bendera menunkan bendera untuj disimpan
g. Penbacaan renungan atau sandi ambalan oleh petugas
h. Pengumuman tentang sangga kerja untuk latihan yang akan datang, dan lain-lain
i. Pradana memimpin doa sesuia dengan agama dan kepercayaan masing-masing
j. Laporan Pradana kepada Pembina Penegak
k. Pradana membubarkan barisan

Pt. 40. Upacara Penerimaan Tamu Ambalan Penegak dilaksanakan dalam rangkaian Upacara Pembukaan Latihan dengan jalan sebagai berikut :
a. Tamu ambalan mengambil tempat di kiri Pradana atua pembina
b. Pradana dan Pembina memperkenalkan tamu kepada anggota ambalan
c. Pradana atau Pembina memberi kesempatan kepada tamu untuk mengikuti kegiatan ambalan
d. Barisan dibubarkan, lanjutkan dengan acara latihan

Pt. 41. Upacara Peneriman Calon Penegak di Ambalan dilaksanakan sesudah Upacara Pembukaan Latihan dengan jalan sebagai berikut:
a. Pradana mengumpulkan anggota Ambalan
b. Tamu Ambalan berada ditempat yang telah disediakan
c. Penagak Bantara/Laksana yang sudah ditentukan menyiapkan pertanyaan
d. Tamu Ambalan dijemput oleh petugas untuk menghadap kepada Ambalan
e. Pengantar kata Pradana / Pembina
f. Tanya jawab tentang keadaan pribadi tamu yang akan diterima sebagai calaon penegak
g. Petugas mengajak tamu meninggalkan tempat
h. Ambalan bermusyawarah untuk menentukan penerimaan calon
i. Tamu dipanggil untuk mendengarkan keputusan penerimaannya diAmbalan
j. Ucapan selamat dari anggota Ambalandilanjutkan dengan acara latihan

Pt. 42. Upacara Pelantikan Calon Penegak menjadi Penegak Bantara, tidak boleh dihadiri Calon Penegak lainnya pelaksanaannya diatur sebagai berikut:
a. Sangga kerja menyiapkan perlengkapan Upacara
b. Calon Penegak yang akan dilantik duantar oleh pendamping kanan dan pendamping kiri kehadapan Pembina
c. Pembina minta penjelasan kepada pendamping kanan dan pendamping kiri mengenai watak dan kecakapan Calon

d. Pendamping kanan dan pendamping kiri kembali kesangganya
e. Sang Merah Putih dibawa oleh petugas kesebelah kanan depan Pembina, anggota Ambalan menghormat dipimpin oleh Pradana atau petugas
f. Tanya jawab tentang syarat kecakapan umum antara Pembina dengan Calon
g. Pembina memimpin doa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing
h. Penyematan tanda-tanda disertai pesan seperlunya
i. Ucapan janji Trysatya yang dituntun oleh Penbima Penegak,dengan jalan memegang ujung Sang Merah Putih dengan tangan kanan yang ditempelkan didada kiri tepat dengan jantungnyakemudian disusul dengan penyematan tanda Penegak Bantara oleh calon Penegak sendiri
j. Penghormatan ambalan kepada Penegak yang baru dilantik
k. Ucapan selamat dari anggota Ambalan
l. Pendamping kanan dan pendamping kiri menjemput Penegak Bantara yang selesai dilantik untuk kembali kesangganya

Pt. 43 Upacara Kenaikan Tingkat Penegak Bantara Menjadi Penegak Laksana dilakukan sebagai berikut:
a. Pradana atau Pembina Penegakmengumpulkan anggota Ambalan
b. Penegak Bantara yang akan naik tingkat diantar oleh pendampingnya kehadapan Pembina
c. Pembina mint peryataan pendamping mengenai perkembangan watak dan kecakapan yang bersangkutan
d. Para pendamping kembali ketempat
e. Tanya jawab tentang SKU antara Pembina dengan Penegak Bantara yang akan naik tingkat
f. Sang Merah Putih dibawa oleh petugas kesebelah kanan depan Pembina
g. Pembina memberikan bendera Sang MerahPutih kepada penegak yang bersangkutan
h. Pembina melepas tanda Penegak Bantara disertai pesan seperlunya
i. Tanda Penegak Laksana dipasang sendiri oleh penagak yang bersangkutan
j. Penegak Bantara yang akan naik tingkat mengulang janji Trisatya, dituntun oleh Pembina dengan memegang ujung Sang Merah Putih dengan tangan kanan yang ditempelkan didadad kiri tepat dengan jantungnya
k. Pembina memimpin doa dengan agama dan kepercayaan masing-masing
l. Ucapan selamat dari anggota Ambalan
m. Pembina menyerahkan ambalan kepada Pradana untuk meneruskan acara

Pt. 44. Upacara Pemberian Tanda kecakapan Khusus kepada Penegak yang telah memenuhi syarat dilakukan dalam rangkaian Upacara Pembukaan Latihan/ Penutupan Latihan dengan jalan sebagai berikut:
a. Penegak yang akan menerima TKK dipanggil kedepan Pembina
b. Tany jawab tentang syarat kecakapan khusus yang telah dipenuhi
c. Penyematan TKK dan penyerahan surat keterangan oleh Pembina
d. Pembina menyerahkan Ambalan kepada Pradana, untuk meneruskan acara

Pt. 45. Upacara Pindah Golongan dari Ambalan Penegak ke Racana Pandega dilakukan sebagai berikut:
a. Pradana/Pembina Penegak mengumpulkan anggota Ambalan dalam bentuk barisan bersaf
b. Penegak yang akan pindah golongan dipanggil kedepanPembina Penegak
c. Penjelasan Pembina bhw kepindahannya bukan karna kecakapannya melainkan karna usianya
d. Penegak yang akan pindah minta diri kepada Ambalan
e. Pembina menyerhkan Penegak yang bersangkutan kepada Pembina Racana Pandega
f. Pembina Recana Pandega menerimanya ssuia dengan adat Recana yang berlaku

Pt. 46. Upacara Pelepasan Penegak yang akan terjun ke masyarakat dilakukan dalam bentuk informal,diluar pertemuan rutin
a. Dilaksanakan oleh sangga kerja / panitia
b. Cara upacara tersebut meliputi:
1) Penjelasan Pembina
2) Penegak yang bersangkutan minta diri
3) Sambutan Wakil anggota Ambalan

4) Kata pelepasan Pembina Penegak dan menyerahkan surat keterangan
5) Pemberian kenangan kepada Penegak yang akan meninggalkan Ambalan
6) Berdoa dipimpin oleh Pembina Penegak
7) Ramah tamah diakhiri dengan membentuk rantai persaudaraan 

KUMPULAN SANDI-SANDI PRAMUKA BAIK SIAGA PENGGALANG PENEGAK DAN PENJELASANNYA


KUMPULAN SANDI SANDI PRAMUKA

Kata sandi berasal dari bahasa Sanskerta, yang artinya rahasia. Karena itu maka tulisan rahasia disebut sandi, atau tulisan-tulisan yang dirahasiakan. Huruf atau kata sandi sulit dimengerti kecuali kalau kita mengetahui  kunci atau cara memecahkannya.
Asal mula sandi ini berasal dari para pahlawan jaman dulu yang suka berkelana  dan suka berpindah-pindah tempat tinggal,untuk itu mereka harus memiliki  kata sandi dan bisa mempergunakannya berbagai bentuk sandi untuk mengecoh / mengelabui lawan-lawan atau musuhnya. Sekitar tahun 3000 SM, di Kerajaan Babilonia telah ditemukan tulisan cuneiform. Untuk mengirimkan berita rahasia antar kota, mereka menulis pesan di kepala para budak yang baru dicukur, lalu menunggu sampai rambutnya tumbuh. Kemudian budak itu dikirim ke tempat yang dituju. Di tempat tujuan, kepala budak dicukur kembali untuk mengetahui pesan yang tersembunyi.


  Sandi Koordinat / Merah Putih
Cara : buatlah perkataan kunci, missal GUDEP SEDIA (maka kata-kata ini yang menjadi kuncinya,ingat kata kunci harus dua kata dan jumlah hurufnya  10 buah, masing-masing kata terdiri dari 5 huruf).


G
U
D
E
P
S
A
B
C
D
E
E
F
G
H
I
J
D
K
L
M
N
O
I
P
Q
R
S
T
A
U
V
W
X
Y


       Sandi AND
Sandi  AND adalah sandi yang huruf-hurufnya diletakkan pada kata AND,contoh :

ANDA   KANDU   ANDA   DANDA   DAND  SAND  NANDI
       A   K       U   A          D       A   D       I   S      I   N       I
Aku ada di sini

     Sandi Siput
Sandi yang cara membacanya  berputar menyerupai rumah siput, dengan cara mencari kata yang paling tengah (ada tandanya).
Contoh :
      U  D  U  N  I  A
      D  O  W  E  L
      N  P   B  A  L
      A  N  E   D  B
      P  K  A   P  A
Baden Powell Bapak Pandu Dunia

Sandi AN
Kunci A=N



CONTOH :
CENZHXN dibaca PRAMUKA
SANDI AZ

  A  B  C  D  E  F  G  H  I  J  K  L  M         
  Z  Y  X  W V  U  T  S  R Q P  O  N                
CONTOH: KIZNFPZ    = PRAMUKA                 

  KET: apabila A ditulis Z dan seterusnya sandi ini disebut sandi AZ karena A dan Z saling berhadapan


SANDI KOTAK

Kata sandi berasal dari bahasa sansekerta, yang artinya rahasia . Sandi ialah  kode rahasia, dimana kerahasiannya hanya di ketahui oleh sekelompok orang saja. Dalam kegiatan pramuka, sandi di pergunakan pada saat berkemah atau melakukan pengembaraan, supaya dapat melatih diri untuk menyelesaikan suatu masalah yang sedang di hadapi.

Sandi Kotak I














Sandi Kotak II

















Sandi Kotak III






















Sandi Rumput
Sandi rumput adalah bukan sandi asli, melainkan merupakan sandi turunan dari . Sandi ini juga mempunyai kesamaan dengan sandi paku dan sandi gergaji / tali.Pada prinsipnya, sandi rumput sama dengan sandi rumput tetapi sandi rumput arah ujungnya ke atas sedangkan sandi rumput arahnya ke bawah.

Dalam penggunaannya seperti yang disampaikan di atas nenggunakan kunci sandi morse. Agar terlihat kesan rumputnya, maka kode morse yang terdiri dari titik dan garis, diterjemahkan sebagai berikut:
Titik pada morse diterjemahkan denggan lekuk rumput pendek = 
Garis pada morse, dalam sandi ini diterjemahkan sebagai rumput panjang = 
Contoh : PRAMUKA SEJATI

Sandi Bulan Bintang

Halo kakak-kakak semua... saya Farid, saya adalah anggota Gerakan Pramuka dari Kwarcab Lampung Timur. kali ini ingin sedikit mempromosikan sandi saya,, heeheeee.... promosi, tapi sebelumnya saya ingin bercarita dulu tentang kegiatan Pramuka terutama kegiatan membuat sandinya,,
Pramuka adalah kegiatan yang sangat menarik. apa lagi ketika kita sudah sekian lama mengikutunya. salah satunya kegiatan menarik dalam kegiatan pramuka adalah membuat sandi.

Sandi Pramuka, sandi adalah sesuatu yang tidak asing ketika mengikuti pramuka. Ketika kita bisa membuat sandi, kita bisa menggunakannya sebagai sandi rahasia yang hanya teman kita sendiri yang tahu. sebenarnya membuat sandi itu tidaklah sulit, bahkan sebenarnya sangat mudah,  ketika membuat sandi kita bisa menggunakan sesuatu di sekitar kita. Seperti kali ini saya membuat sandi yang saya namakan sandi bulan bintang. sandi ini saya buat ketika saya mengamati sandi kotak 1 dan sandi kotak 2, pada intinya sandi bulan bintang ini sama dengansandi kotak 1 maupun sandi kotak 2. selain mudah dipahami sandi ini juga mudah dihafal, sandi ini saya buat dengan huruf abjad urut searah dengan jarum jam, yaitu urut memutar kearah kanan. dan ketika ada huruf yang berada di kotak atau garis yang sama mungkin kakak-kakak akan sedikit bingung. cara kita mengerjakan sandi ini ketika berada dalam kotak atau garis yang sama adalah kita bisa mengurutkan dari abjad yang paling  kecil terlebih dahulu, contoh bisa lihat gambar dibawah ini :

Sandi Bulan Bintang



Sandi Datar

Datar artinya susunan huruf ditulis mendatar dan dibaca menurut kuncinya, untuk menentukan kunci jumlah huruf, dalam satu instruksi kita bagi kedalam kelompok yang sama (kalau kelompok yang terakhir jumlahnya kurang, maka harus ditambah huruf X).

CONTOH:
Kita akan membuat instruksi sebagai berikut:

"SEBUTKAN TUJUH PAHLAWAN REVOLUSI YANG GUGUR DI LUBANG BUAYA JAKARTA ADA TANGGAL 1 OKTOBER 1965"

Cara membuatnya sebagai berkut:
Instruksi tersebut akan kita buat kunci

9D HUJAN RINTIK-RINTIK TURUN KE BUMI

Artinya mendatar 9 huruf dan dbaca turun.
Sandi Datar



Sandi Cina

Sandi Cina merupakan coretan-coretan yang dibentuk seperti huruf Cina, maka banyak anggota pramuka yang menyebutnya Sandi Cina.
Sandi ini hakekatnya seperti Sandi Angka, dimana setiap huruf atau coretan-coretan tersebut dapat kita hitung berdasarkan kunci, maka sandi ini harus memakai kunci:

Sandi Cina
Contoh:

Kita akan membuat instruksi sbb:

"ADIKKU TOLONG  TULISKAN TRI SATYA SECARA LENGKAP"

Maka dapat kita buat sandinya sbb:



Sandi Plus / Kress

Sandi Plus / Kress merupakan salah satu sandi terapan dari Sandi Morse.
Unuk lebih jelasnya perhatikan kunci berikut:

Dasar: Sandi Morse
Kunci: + = titik ( . ) / pendek
           # = strip ( - ) / panjang

Contoh: # / ++# / #+ / +# / +++
Dibaca : TUNAS

Sangat mudah bukan? Semoga bisa bermanfaat dan menambah pengetahuan kita.

Salam Pramuka!


Sandi Jepang

Sandi Jepang seperti halnya huruf jepang (Kanji) ditulis dari atas ke bawah dan seterusnya, adi sandi ini cukup mudah untuk dimengerti. Berikut ini adalah contoh dari Sandi Jepang:

SNLAA
EGENN
TANGA
EHCKN

Jadi dibaca: SETENGAH LENCANG KANAN

Sandi Kimia

Sandi Kimia sebenarnya hanya tulisan morse saja, tapi banyak anggota pramuka menyebunya Sandi Kimia, karena menyerupai huruf / symbol yanga ada pada kode / rumus kimia.
Ketentuanya yaitu:

Titik      :  Huruf Hidup     (a, i , u, e, o)

Strip       : Huruf Mati       (b, c, d, f, g, ...dst)

CONTOH:
Kita akan membuat instruksi sbb:

           "DISINILAH LETAK KEDUDUKAN DUNIA"

Dapat kita tulis sbb:
HO2 + O2 + O3 + O2 + HO + O2 + OSA2 + AH + O4
OSA2 + O + H + AH + HOH
HOH + O + HO2 + UAH + HO2 + UAH +HOH + AH + HO 
HO2 + UAH+ HO + O2 + AH

Sandi Sungai

Sandi Sungai  juga biasa disebut dengan istilah sandi 5 per 8, karena sandi sederhana ini memiliki 8 buah kolom dan 5 buah baris. Untuk lebih jelasnya mari kita perhatikan kunci di bawah ini.

Sandi Sungai

Cara menulis :Huruf yang berlawanan atau berseberangan.
Contoh : OZO LOWOEO VOQPOQ BYHOS
Dibaca : ADA BAHAYA JANGAN LEWAT